CURHAT BAHAN BAKAR

Posted by aurora On 22.28 0 komentar

Hari ini pertamakalinya saya melihat spanduk(banner) di Pom bensin yang berisikan tentang “PREMIUM HANYA UNTUK YANG TIDAK MAMPU”. Di bawah informasi tersebut terdapat nama kementrian. Berarti itu sudah benar-benar di baku kan menjadi sebuah aturan, dengan menggandeng ulama mungkin satu kementrian ini mempunyai percaya diri yang besar. Yang saya heran, tadi saat saya akan membeli bahan bakar, dan kebetulan saya adalah pengguna bahan bakar non subsidi (jika perjalanan jauh). Kebetulan saya tadi melakukan perjalanan sekitar 90 KM memakai motor, otomatis saya akan membeli bahan bakar non subsidi, hal ini saya lakukan bukan karena saya orang kaya, tapi karena saya menjaga mesin motor saya agar tidak terlalu panas.

Setelah motor saya berjalan 14 KM saya menemukan sebuah POM bensin dan saya berhenti untuk mengisi bahan bakar motor saya. Saya masuk di barisan mobil karena tidak berniat untuk membeli premium. “premium disana pak!”, karyawan pom berbicara pada saya. “pertamax mas”, saya bilang. Dan jawaban dari dia adalah “kosong pak”.

Sedikit lama saya berpikir di pinggir jalan sebelum saya menyebrang jalan. Dengan adanya tulisan yang ada dalam spanduk itu berarti secara logika menganjurkan untuk membeli bahan bakar non subsidi. Nah pertanyaan saya, kok gag ada??????

Akhirnya saya putuskan untuk tidak mengisi karena pada keyakinan saya pada POM selanjutnya akan ada bahan bakar non subsidi itu. Tapi ternyata, 2 kali saya berhenti 2 kali juga saya mengalami hal sama. Di tiga Pom bensin secara berurutan saya tidak menemukan bahan bakar tersebut, daripada motor saya berhenti di tengah jalan saya putuskan untuk mengisi bahan bakar biasa. Saya hanya sedikit bingung mengapa hal ini bisa terjadi, ironis memang di tengah gembar gembor pembatasan bahan bakar subsidi, tapi yang tidak ada adalah bahan bakar non subsidi. Saya yakin ini bukan di sengaja, pasti ada hal yang bisa menyebabkan hal ini, tapi ya repot juga kalau memang keadaan terus seperti ini.

Categories:

Komentar :

ada 0 komentar ke “CURHAT BAHAN BAKAR”

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.