LAGI LAGI IBUKOTA

Posted by aurora On 17.22 0 komentar

Saya bukan warga Jakarta yang setiap hari melihat kemacetan yang sangat panjang dan merasakan udara yang sangat panas. Tapi saya warga Indonesia yang merasa memiliki bangsa dan selalu memperhatikan setiap kemajuan, masalah dan kisruh-kisruh yang terjadi. Saya perhatikan bahwa setiap pemberitaan yang menunjukan dan menyebutkan kata Ibukota seringnya atau kebanyakan pasti diikuti dengan kasus atau sebuah masalah, walaupun memang banyak juga prestasi-prestasi yang di buat oleh ibukota.

Tadi saya melihat sebuah berita dengan label “kontroversi”, kita bisa tahu dari judul pemberitaan saja apa yang akan dibicarakan di berita itu. Ternyata lagi-lagi Ibukota yang menjadi objek, kali ini bagian masalah sampah yang menjadi sorotan. Setelah mengetahui berapa banyak sampah yang dihasilkan setiap harinya saya langsung merinding dan tidak habis pikir, apa saja yang kita semua buat, dan pakai setiap harinya sampai sampah yang dihasilkan di Ibukota perharinya adalah 6000 TON perhari. Cukuplah Ibukota yang menjadi indikator untuk kita mengukur berapa banyak sampah yang kita hasilkan setiap harinya, tentunya bagi kita yang tidak tinggal di jakarta kita harus sebisa mungkin jangan sampai kita menyamai rekor buruk Ibukota.

Di Jakarta semua orang bertumpuk dan berlomba-lomba untuk mendulang “emas” di Jakarta, tapi mungkin mereka lupa untuk bisa sedikit lebih memperhatikan masalah lingkungan. Menurut data dari pemberitaan tadi, bahwa tingkat pencamaran tahun 2011 meningkat 100% dari tahun lalu. Itu menunjukan beberapa kemungkinan, yang pertama adalah masyarakat makin tidak peduli, masyarakat makin banyak, atau tidak ada penanggulangan dari pemerintah. Yang saya tahu kalau untuk pemerintahan pasti berusaha tapi usaha tersebut saya rasa akan terasa sia-sia jika dibandingkan dengan penumpukan penumpukan sampah setiap harinya. Jadi jika kita semua ingin sama-sama kembali menikmati indahnya pantai, ombak dan pulau pulau yang sekarang sudah menjadi kambing hitam dari kenakalan ibukota kita harus bisa mengatur diri kita dalam menjalani kehidupan yang sopan.

Categories:

Komentar :

ada 0 komentar ke “LAGI LAGI IBUKOTA”

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.